Diberdayakan oleh Blogger.

Minggu, 01 Januari 2012

Hubungan USD dengan Dowjones

by Bambang Sugiarto on Wednesday, August 24, 2011 at 10:18pm
 
USD dan Dowjones, memiliki korelasi negatif, Jika Dowjones naik (bullish) maka USD akan melemah, demikian sebaliknya. Hal itu terjadi karena, ketika harga saham naik oleh membaiknya iklim dan perkembangan ekonomi dan industri, maka investor akan lebih memilih berinvestasi di saham yang memberikan gain lebih besar kendatipun memiliki tingkat resiko yang juga lebih besar.
Dengan demikian investor akan melepas dollarnya untuk ditukar atau diinvestasikan ke saham tersebut. Dengan banyaknya investor yang melepas dollar maka dollar akan melemah. Kondisi ini biasa disebut dengan risk appetite.

Ketika harga-harga saham drop (bearish), maka investor akan segera meneyelamatkan assetnya dan menjual saham-sahamnya untuk kemudian mereka akan lebih memilih berinvestasi diinstrument yang lebih aman walau hanya akan memperoleh gain yang rendah, instrument yang lebih aman tersebut diantaranya adalah dollar (juga bond dan emas).

Dengan demikian maka ketika dowjones bearish maka USD akan terdorong naik. Kondisi demikian disebut dengan risk aversion.

0 komentar :

Poskan Komentar

Blog Archive