Diberdayakan oleh Blogger.

Rabu, 04 Januari 2012

Gerakan Aktivis Agar Bintang Porno Bisa Syuting Pakai Kondom

http://images.detik.com/content/2012/01/04/763/kondom6-ts-dlm.jpgLos Angeles, Sebuah kelompok aktivis AIDS mulai mengedarkan petisi untuk meminta para pemilik suara di negara bagian Los Angeles menyetujui bahwa pemain film porno diharuskan memakai kondom selama syuting.

Langkah ini dilakukan setelah pada bulan Juni 2011 lalu AIDS Healthcare Foundation di Los Angeles gagal menggugat pejabat kesehatan pubik agar membuat aturan yang mewajibkan bintang film porno mengenakan kondom ketika syuting.

"Pejabat pemerintah lokal memiliki tanggung jawab utama melindungi kesehatan masyarakat," kata Presiden AIDS Healthcare Foundation LA, Michael Weinstein, seperti dilansir LA Times, Rabu (4/1/2012).

Weinstein menegaskan dewan pengawas negara bagian tetap menolak untuk mengambil tindakan terhadap produsen film porno yang tidak menggunakan kondom dalam pembuatan film. Hal ini menyebabkan pemain film porno berisiko tertular infeksi HIV dan penyakit menular seksual lainnya.

Penolakan ini makin membulatkan tekad AIDS Healthcare Foundation agar isu ini terus dikawal hingga dilakukan pemungutan suara untuk mengesahkan kebijakan.

Pemungutan suara ini akan mengharuskan produsen film dewasa mendapat izin kesehatan dari departemen kesehatan masyarakat negara bagian Los Angeles dan membayar biaya izin untuk mendanai penegakan hukum. Aturan yang sama telah diterapkan pada persyaratan izin kesehatan bagi tempat pembuatan tato, panti pijat, dan tempat pemandian.

Pemerintah setempat berwenang mencabut izin produsen film yang melanggar peraturan, dan pelanggaran yang dilakukan dapat mengakibatkan denda. Pemerintah setempat juga dapat melakukan pemeriksaan lewat situs film, mirip dengan inspeksi mendadak pada restoran dan gerobak penjual makanan.

Pada bulan Februari 2010, Zev Yaroslavsky, pengawas negara bagian Los Angeles, mengatakan bahwa negara bagian perlu bertindak untuk melindungi pemain film dewasa. Jika penegakan hukum diberdayakan, maka pelaku industri akan menurut.

"Yang perlu dilakukan adalah menangkap satu atau dua pelaku industri yang bandel, dan yang lainnya akan mengerti bahwa tindakannya tersebut berisiko," kata Yaroslavsky.

Weinstein mengatakan pemerintah lokal memiliki tanggung jawab untuk melindungi kesehatan semua orang, termasuk artis porno. Seperti halnya pemadam kebakaran bertanggung jawab untuk mengawasi penggunaan kembang api dalam syuting film dan melarang merokok di restoran untuk melindungi non perokok dan kesehatan karyawan.

Dia mengatakan artis porno layak mendapat hak kerja yang sama untuk melindungi keselamatan dan kesehatannya seperti halnya pekerja konstruksi yang diharuskan untuk memakai perlengkapan pengaman ketika bekerja di gedung pencakar langit.

Untuk memenuhi syarat dalam pemungutan suara November 2012 nanti, pendukung kebijakan harus mengumpulkan lebih dari 200.000 tanda tangan pada 5 Juni 2012.

0 komentar :

Poskan Komentar

Blog Archive