Diberdayakan oleh Blogger.

Sabtu, 25 Februari 2012

NASIONALISME: DEFINISI PENGERTIAN PAHAM NASIONALISME

Nasionalisme - Istilah nasionalisme, liberalisme,sosialisme dan demokrasi merupakan paham-paham baru yang berkembang di Eropa.Paham-paham tersebut muncul sebagai akibat terjadinya Revolusi Industri danRevolusi Perancis.

Menurut Louis Snyder nasionalismemerupakan campuran dari gagasan yang mengandung faktor-faktor politik,ekonomi, sosial dan budaya sehingga menyatu pada taraf tertentu dalam suatukurun sejarah.

Menurut Otto Bouer pahamnasionalisme muncul oleh adanya persamaan sikap dan tingkah laku dalammemperjuangkan nasib yang sama.

Dua tokoh terakhir mempunyaikesamaan pendapat bahwa nasionalisme suatu bangsa lahir akibat adanya faktorkemanusiaan.

Nasionalisme adalah paham padamulanya unsur-unsur pokok nasionalisme terdiri atas persaudaraan darah/keturunan, suku bangsa, tempat tinggal, agama, bahasa dan budaya. Kemudianberubah dengan masuknya dua unsur yaitu persamaan hak bagisetiap orang untukmemegang persamaan dalam masyarakatnya serta adanya persamaan kepentingan dalambidang ekonomi.

Aspek mendasar timbulnyanasionalisme adalah aspek sejarah. Melalui aspek sejarah biasanya suatu bangsamemiliki rasa senasib sepenanggungan serta harapan untuk menggapai masa depanyang lebih baik. Dengan demikian nasionalisme adalah sikap politik dan sikapsosial suatu kelompok masyarakat yang memiliki kesamaan budaya, wilayah, tujuandan cita-cita.

Nasionalisme sebagai suatu peristiwasejarah, selalu bersifat kontekstual (artinya meruang dan mewaktu), sehingganasionalisme di suatu daerah dengan daerah lain atau antar zaman tidaklah sama.Misalnya saja bagi negara yang sudah lama merdeka, nasionalisme dapat mengarahpada imperialisme. Biasanya nasionalismenya bersifat konservatif. Bagi negarasemacam ini akan mempersulit timbulnya nasionalisme di daerah-daerahjajahannya. Sedangkan bagi negara yang masih terbelenggu imperialisme dijajahnasionalisme bersifat revolusioner dan progresif. Dengan demikian nasionalismesarat dengan kepentingan suatu bangsa. Tumbuh dan berkembangnya nasionalismesangat dipengaruhi oleh nasionalisme yang dianut kelompok dominan suatu bangsa.

Gerakan ultransionalisme inidiwujudkan dalam bentuk menguasai bangsabangsa lain. Contohnya bangsa Belandayang menjajah bangsa Indonesia, bangsa Inggris yang menjajah India dsb.

Selain adanya gerakanultransionalisme, nasionalisme dapat pula mengarah pada chauvinisme, yaitupaham yang menganggap dirinya sebagai suatu bangsa yang terbaik. Disatu sisi,nasionalisme akan memberi suatu kepercayaan diri yang kuat. Contoh Jerman padawaktu diperintah Adolf Hitler.


Baca juga:


Definisi atau Pengertian Paham Liberalisme dan Kapitalisme Modern
 
 
 
 

0 komentar :

Poskan Komentar

Blog Archive