Diberdayakan oleh Blogger.

Minggu, 26 Februari 2012

Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Pengangkutan Air Pada Tumbuhan

Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Pengangkutan Air Pada Tumbuhan

a. Daya Hisap Daun (Tarikan Transpirasi)
Pada organ daun terdapat proses penguapan air melalui mulut daun (stomata )yang dikenal sebagai proses transpirasi. Proses ini menyebabkan sel daunkehilanagan air dan timbul tarikan terhadap air yang ada pada sel – sel dibawahnya dan tarikan ini akan diteruskan molekul demi molekul, menuju ke bawahsampai ke seluruh kolom air pada xilem sehingga menyebabkan air tertarik keatas dari akar menuju ke daun. Dengan adanya transpirasi membantu tumbuhandalam proses penyerapan dan transportasi air di dalam tumbuhan. Adapuntranspirasi itu sendiri merupakan mekanisme pengaturan fisiologis yan gherhubungan dengan proses adaptasi tumbuhan terhadap lingkungan.

Ada beberapa factor yang mempengaruhi proses kecepatan transparasi uapair dari daun, yaitu:

1) Temperatur udara, makin tinggi temperature , kecepatan transprasiakan semakin tinggi.
2) Instensitas cahaya matahari, semakin tinggi intesitas cahaya matahariyang diterima daun, maka kecepatan transpirasi akan semakin tinggi.
3) Kelembaban udara
4) Kandungan air tanah.

Di samping itu, transpirasi juga dipengaruhi oleh faktor dalam tumbuhan diantaranya adalah banyaknya pembuluh, ukuran sel jaringan pengangkut, jumlah,dan ukuran stomata.
b. KapilaritasBatang
Pengangkutan air melalui pembuluh kayu (xilem), terjadi karena pembuluh kayu(xilem) tersusun seperti rangkaian pipa-pipa kapiler.

Dengan kata lain, pengangkutan air melalui xilem mengikuti prinsip kapilaritas.Daya kapilaritas disebabkan karena adanya kohesi antara molekul air dengan airdan adhesi antara molekul air dengan dinding pembuluh xilem. Baik kohesi maupunadhesi ini menimbulkan tarikan terhadap molekul air dari akal sampai ke daunsecara bersambungan.
c. Tekanan Akar
Akar tumbuhan menyerap air dan €taram mineral baik siang maupun malam. Padamalam hari, ketika transpirasi sangat rendah atau bahkan nol, sel-sel akarmasih tetap menggunakan energi untuk memompa ion – ion mineral ke dalam xilem.Endodermis yang mengelilingi stele akar tersebut membantu mencegah kebocoranion - ion ini keluar dari stele.

Akumulasi mineral di dalam stele akan menurunkan potensial air. Air akan mengalirmasuk dari korteks akar, menghasilkan suatu tekanan positif yang memaksa cairannaik ke xilem. Dorongan getah xilem ke arah atas ini disebut tekanan akar (roofpressure). Tekanan akar juga menyebabkan tumbuhan mengalami gutasi, yaitukeluarnya air yang berlebih pada malam hari melalui katup pelepasan (hidatoda)pada daun.

Biasanya air yang keluar dapat kita lihat pada pagi hari berupa tetesan ataubutiran air pada ujung-ujung helai daun rumput atau pinggir daunkecil herba (tumbuhan tak berkayu) dikotil.

0 komentar :

Poskan Komentar

Blog Archive