Diberdayakan oleh Blogger.

Sabtu, 25 Februari 2012

LIBERALISME: DEFINISI PENGERTIAN PAHAM LIBERALISME DAN KAPITALISME MODERN

Liberalisme - Liberalisme dapat diartikan sebagaipaham kebebasan, yaitu paham yang menghendaki adanya kebebasan individu,sebagai titik tolak dan sekaligus tolok ukur dalam interaksi sosial.

Pengertian tersebut dapat dipahamidari konteks kelahirannya di Eropa.

Apakah yang dimaksud dengankebebasan individu di sini? Untuk lebih jelasnya ikutilah uraian berikutnya.

Menurut paham liberal, individumempunyai kedudukan sangat fundamental, maka kebebasan individu harus dijamin.

Sebagai reaksi terhadap kondisizamannya, liberalisme mulanya berorientasi pada kebebasan politik, kemerdekaanagama dan ekonomi.
  • Pada kehidupan agama, liberalisme dimulai pada masa Renaisanse yang memperjuangkan kebebasan manusia dari kungkungan gereja/agama.
  • Pada kehidupan ekonomi, liberalisme menentang monopoli atau campur tangan pemerintah dalam berusaha, dengan kata lain menuntut ekonomi bebas. Semboyan mereka : Laisser Faire, Laisser Passer, Le Monde Va De Lui- Meme". (Produksi bebas, perdagangan bebas, hukum kodrat kalau akan menyelengarakan harmoni dunia). Dan nasionalisme menurut adanya UUD Pendidikan Umum, kemerdekaan pers, kemerdekaan berbicara, kemerdekaan mengeluarkan pendapat, dan beragama. Liberalisme merupakan antitesis dari sistem perdagangan yang menggunakan sistem merkhantilisme. Pedagang besar sering disebut borjuis, mereka ingin memperoleh kebebasan dalam melakukan usaha. Pertumbuhan ekonomi akan ditentukan oleh hukum permintaan dan penawaran. Mereka menyatakan bahwa pemerintahan yang paling baik seharusnya paling sedikit ikut campur dalam bidang ekonomi. Pandangan ini dikemukakan oleh Adam Smith (Bapak Ekonomi liberal kapitalis) yang menyatakan bahwa hukum pasar akan diatur oleh “ invisible hands”.

    Negara menurut paham liberalisme tradisional fungsinya sebagai penjaga malam. Dalam sistem liberalisme peluang tumbuhnya sistem kapitalisme sangat besar. Sejak timbulnya kapitalisme dan kemenangan paham liberalisme, imperialisme barat berubah menjadi imperialisme modern.

    Ciri imperialisme modern adalah:
    • Daerah jajahan sebagai pensuplai bahan baku.
    • Masyarakat jajahan sebagai sasaran penjualan hasil produksi.
  • Pada kehidupan politik melahirkan pengertian tentang negara yang demokrasi. Pada bidang politik penganut ajaran liberalisme menginginkan adanya pembatasan kekuasaan negara. Monarki absolut dianggap tidak relevan. Dalam bidang ini liberalisme berkaitan dengan demokrasi.
Dalam hubungannya denganperkembangan nasionalisme di negara Asia – Afrika, liberalisme memberikangambaran kontradiktif dari bangsa penjajah (Eropa pada waktu itu). Hal ini berartidi satu sisi mendengungkan kebebasan, namun di daerah jajahan sama sekali tidakmemberi kebebasan pada bangsa yang dijajah.

Liberalisme muncul di Eropa abad ke17, memuncak pada abad ke 19 dan tenggalam pada abad ke 20. Istilah liberalismeini berasal dari kata liberales (bahasa Spanyol), yaitu nama partai pada abadke-19 yang memperjuangkan pemerintahan konstitusional untuk Spanyol. Waktu itumasyarakat Eropa ingin berontak terhadap kehidupan politik, budaya serta agamayang cenderung bersifat absolut. Masyarakat ingin membebaskan diri daribelenggu absolutisme yang diciptakan golongan bangsawan dan agamawan.
Baca juga:


Definisi atau Pengertian Paham Liberalisme dan Kapitalisme Modern
 
 
 
 
Definisi atau Pengertian Paham Nasionalisme

0 komentar :

Poskan Komentar

Blog Archive